GKR Mangkubumi mendorong agar rute kereta ke Bantul kembali dihidupkan untuk mengatasi kepadatan transportasi di Yogyakarta. Hal ini disampaikannya setelah bertemu Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, di Stasiun Tugu Yogyakarta. Kehadiran rute baru ini diharapkan dapat memecah kemacetan dan menjadi solusi transportasi publik yang efisien.

Dukungan Penuh Keraton Yogyakarta

Kereta api saat ini menjadi salah satu moda transportasi paling diminati di Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh karena itu, pengembangan fasilitas sangat dibutuhkan agar Stasiun Tugu tidak semakin padat. Mangkubumi menegaskan keinginannya untuk mengembalikan rute kereta hingga ke wilayah Bantul seperti masa lalu.

Pihak Keraton Yogyakarta juga siap memberikan dukungan nyata untuk merealisasikan rencana ini. Mangkubumi bahkan membuka peluang penggunaan lahan milik Keraton untuk pengembangan infrastruktur transportasi tersebut. Langkah ini dinilai penting mengingat jumlah penumpang kereta api di Yogyakarta merupakan yang terbanyak ketiga di tingkat nasional.

Bukan Reaktivasi Rel Lama

Menanggapi wacana rute kereta ke Bantul, Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti membenarkan adanya peluang tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa konsep yang diusung bukanlah reaktivasi rel kereta api yang lama. Hal ini dikarenakan jalur rel bersejarah di selatan Yogyakarta tersebut sudah banyak tertutup oleh bangunan permanen.

Sementara itu, solusi yang paling memungkinkan adalah penggunaan armada kereta yang beroperasi di jalan raya, menyerupai sistem bus. Kajian dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebenarnya sudah menyoroti konsep ini sejak beberapa tahun lalu. Moda transportasi aspal ini dinilai lebih realistis untuk diterapkan tanpa harus merusak tatanan kota yang sudah ada.

Fokus Transportasi Berkelanjutan

Pertemuan dengan Duta Besar Inggris membawa angin segar bagi penataan transportasi publik di kawasan aglomerasi Yogyakarta. Selain itu, rencana ini juga sejalan dengan misi global untuk mengurangi tingkat polusi di kawasan perkotaan. Kemitraan dengan Inggris diharapkan mampu membantu penyediaan transportasi berkelanjutan yang memadai.

Kemacetan lalu lintas di Yogyakarta kini telah menjadi persoalan serius yang terus berlarut-larut. Harapannya, wacana rute kereta ke Bantul ini tidak sekadar menjadi bahan diskusi panjang. Masyarakat sangat menantikan wujud nyata atau eksekusi dari rencana transportasi massal yang ramah lingkungan ini.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.