Kabar duka menyelimuti warga Bangunjiwo Kasihan pada Rabu, 18 Februari 2026. Seorang perempuan paruh baya berinisial J alias HW (67) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di kediamannya di Dusun Salam, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.00 WIB saat aktivitas pagi warga baru saja dimulai.
Kejadian bermula ketika seorang saksi bernama Subekti (38), yang merupakan tetangga korban, hendak memasak air. Rutinitas pagi tersebut biasa ia lakukan di dapur yang lokasinya berdekatan dengan tempat kejadian perkara (TKP). Namun, saksi merasa curiga karena pintu dapur yang biasanya terkunci, saat itu justru bisa dibuka dengan mudah.
Kronologi Penemuan Korban
Rasa curiga saksi akhirnya terjawab dengan pemandangan yang mengejutkan. Saat pintu terbuka, Subekti mendapati tubuh korban sudah dalam posisi tergantung tepat di depan pintu yang mengarah ke dapur. Tubuh korban terikat pada palang kayu tiang dapur. Sontak, saksi berteriak histeris meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Mendengar teriakan tersebut, keluarga dan para tetangga segera berdatangan ke lokasi kejadian. Warga kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polsek Kasihan untuk penanganan lebih lanjut. Tak berselang lama, tim dari Polsek Kasihan bersama Tim Identifikasi Polres Bantul dan petugas medis dari Puskesmas Kasihan I tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Hasil Pemeriksaan dan Latar Belakang Kesehatan
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh dr. Uyoga dari Puskesmas Kasihan I dan Tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Petugas hanya menemukan bekas jeratan tali yang melingkar di leher. Selain itu, pemeriksaan fisik juga menunjukkan adanya bekas luka operasi kanker payudara di bagian ketiak korban.
Sementara itu, keterangan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa warga Bangunjiwo Kasihan ini memang memiliki riwayat penyakit menahun. Korban diketahui menderita kanker payudara dan rutin mengonsumsi obat. Ironisnya, korban sebenarnya dijadwalkan untuk melakukan kontrol kesehatan rutin ke dokter pada esok harinya. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan jenazah langsung dimakamkan di pemakaman setempat.








