Kabar mengejutkan datang dari lingkungan kepolisian di Daerah Istimewa Yogyakarta. Gelombang mutasi pejabat terjadi setelah Kapolresta Sleman dicopot dari jabatannya, menyusul polemik penanganan kasus Hogi Minaya yang menyita perhatian publik. Tidak hanya Kapolresta, Kasat Lantas AKP Mulyanto juga turut dinonaktifkan.

Langkah tegas ini diambil oleh Polda DIY sebagai respons atas kegaduhan yang terjadi di masyarakat. Sebelumnya, kasus Hogi Minaya, seorang suami yang menjadi tersangka setelah menabrak penjambret istrinya di Jalan Solo, Maguwoharjo, memicu perdebatan panjang mengenai rasa keadilan.

Hasil Audit Temukan Ketidakprofesionalan

Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, menjelaskan bahwa keputusan pencopotan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilakukan oleh Irwasda Polda DIY, ditemukan adanya kelemahan dalam pengawasan pimpinan. Hal inilah yang menyebabkan penyidikan kasus Hogi dinilai berjalan tidak profesional.

Menurut Kapolda, Kapolresta Sleman dicopot karena adanya dugaan pembiaran dalam proses pengawasan anggotanya. Situasi tersebut mengakibatkan ketidakpastian hukum dan memicu keresahan di tengah masyarakat Yogyakarta yang terus memantau perkembangan kasus ini.

Pejabat Lama Diperiksa Propam

Sementara itu, kedua pejabat yang dicopot, yakni Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo dan AKP Mulyanto, kini telah ditarik ke Polda DIY. Keduanya ditempatkan sebagai Perwira Menengah (Pamen) untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

Polda DIY menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan objektivitas. Penarikan jabatan ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik bahwa proses hukum di Jogja harus berjalan adil, bukan sekadar pemenuhan administrasi semata.

Posisi Diisi Pelaksana Harian

Pasca Kapolresta Sleman dicopot, posisi tersebut untuk sementara waktu akan diisi oleh Pelaksana Harian (Plh). Kombes Pol Roedy Yoelianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirresnarkoba Polda DIY, ditunjuk untuk memimpin Polresta Sleman mulai Jumat (30/1/2026).

Masyarakat Jogja kini menanti kelanjutan proses hukum terhadap Hogi Minaya. Publik berharap dengan adanya pergantian pucuk pimpinan ini, penanganan kasus bisa lebih mengedepankan sisi humanis dan rasa keadilan yang sesungguhnya.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.