Sebuah pemandangan menarik tersaji di Stadion Sultan Agung (SSA) pada Minggu, 17 Mei 2026. Tepatnya saat PSIM Jogja menjamu tim Madura United. Di tengah antusiasme penonton, seorang pemuda tampak sibuk membagikan sesuatu di tribun. Ia adalah Royan Zanuar, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMY. Menariknya, ia membagikan majalah PSIM ABCkepada para suporter. Karya ini merupakan hasil dari tugas akhir skripsinya.
Memperkuat Karakter Lokal Lewat Majalah PSIM ABC
Kehadiran publikasi cetak ini langsung menyita perhatian penonton di stadion. Oleh karena itu, Royan ingin mengajak suporter membaca informasi tersebut. Fokus utamanya adalah mengenalkan akademi usia dini milik Laskar Mataram.
Sebagai informasi, Akademi Bintang Cendekia adalah wadah pembinaan pemain yang resmi. Akademi ini fokus membina talenta asli asal Kota Yogyakarta. Namun, belum semua suporter menyadari keberadaan program pembinaan ini. Banyak juga yang belum mengetahui fasilitas dan visi besarnya.
Karena alasan tersebut, Royan merancang sebuah media edukasi khusus. Proses kreatif pembuatan majalah ini dibimbing langsung oleh dosen Aswad Ishak. Hasilnya, karya jurnalistik tersebut memiliki landasan akademis yang kuat.
Momen Strategis di Tengah Laga Kandang
Pemilihan waktu distribusi di laga ini dinilai sangat tepat. Sebab, pertandingan melawan Madura United menyedot animo yang luar biasa. Sembari menunggu peluit kick-off, suporter bisa membaca majalahnya dengan santai. Mereka bisa melihat profil para pemain masa depan tim kesayangan.
Di sisi lain, langkah Royan mendapat banyak apresiasi positif. Ia sukses menggabungkan tugas kampus dengan aksi edukasi nyata ke masyarakat.
Apalagi, konten majalah PSIM ABC ini dikemas dengan gaya bahasa lugas. Tulisannya cukup ringan dan mudah dipahami oleh semua kalangan. Terdapat berbagai rubrik menarik yang disajikan untuk para pembaca. Misalnya, profil jajaran pelatih, fasilitas akademi, hingga cerita pemain muda.
Akses Digital Majalah PSIM ABC untuk Publik
Bagaimana jika ada suporter yang tidak hadir ke stadion kemarin? Atau, mungkin ada yang belum mendapat edisi cetak fisiknya. Meski begitu, Anda tidak perlu merasa kecewa atau khawatir. Karya inspiratif ini sudah tersedia penuh dalam format digital. Tujuannya agar informasi ini bisa menjangkau khalayak yang lebih luas.
Media digital tentu menjadi jembatan komunikasi yang sangat penting. Terlebih lagi, untuk menghubungkan manajemen klub dan pendukung setianya. Oleh karena itu, edukasi pembinaan usia dini harus terus digaungkan.
Pembaca kini bisa mengakses tautan digital majalah tersebut dengan mudah. Silakan baca ulasan lengkap mengenai profil Akademi Bintang Cendekia. Segera kunjungi dan baca melalui tautan resmi berikut: Heyzine








