Sebanyak 138 kuda dari 11 daerah di Indonesia meramaikan ajang pacuan kuda Bantul bertajuk Indonesia’s Horse Racing (IHR): Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026. Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh PP Pordasi bersama SARGA.CO di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Kabupaten Bantul. Ratusan peserta tersebut bersaing ketat untuk memperebutkan total hadiah uang tunai mencapai Rp580 juta.

Perebutan Gelar Triple Crown dan Piala Pertiwi

Kejuaraan di Bantul ini merupakan seri pembuka dari tiga ajang utama pacuan kuda nasional. Managing Director SARGA Group, Nugdha Achadie, menjelaskan bahwa kompetisi akan berlanjut pada Serie II di bulan Mei dan puncaknya di Indonesia Derby pada Juli 2026. Seekor kuda yang berhasil mencetak hattrick kemenangan di Kelas 3 Tahun Derby dalam tiga seri tersebut akan dinobatkan sebagai peraih gelar Triple Crown.

Selain itu, ajang pacuan kuda Bantul kali ini juga menghadirkan keseruan perebutan Piala Pertiwi. Kelas khusus ini mempertandingkan kuda betina atau filly berusia tiga tahun dalam satu lintasan. Oleh karena itu, persaingan di kelas ini menjadi salah satu daya tarik utama dan hiburan tersendiri bagi para penonton yang hadir.

Dihadiri Mantan Pelatih Timnas Shin Tae-yong

Namun, keseruan kompetisi ini tidak hanya sebatas pada adu cepat di lintasan tanah Sultan Agung. Panitia penyelenggara secara khusus menghadirkan mantan pelatih Timnas Sepakbola Indonesia, Shin Tae-yong, untuk ikut menonton langsung. Sementara itu, warga yang datang juga dimanjakan dengan fasilitas makan es krim sepuasnya selama acara berlangsung.

Langkah Menuju Panggung Dunia

Kehadiran Shin Tae-yong dinilai sebagai representasi nyata dari semangat “Race to the World Stage” yang menjadi tema besar IHR 2026. Nugdha Achadie berharap kehadiran sosok pelatih kelas dunia tersebut dapat menginspirasi seluruh pihak yang terlibat. Harapannya, kualitas ajang pacuan kuda Bantul dan kompetisi di Indonesia secara umum bisa terus meningkat hingga menembus standar internasional.

Sebagai informasi tambahan, IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026 ini mempertandingkan total 18 kelas. Sebanyak 10 di antaranya adalah kelas pacuan kelompok umur, sedangkan delapan lainnya difokuskan pada kelas pacuan kelompok ketinggian.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.