Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Jogja-Solo KM 14, tepatnya di depan RS Bhayangkara, Kalasan, Sleman pada Sabtu (11/4/2026) siang. Insiden kecelakaan di Kalasan ini melibatkan sebuah Toyota Innova dan truk angkutan barang. Akibat peristiwa nahas tersebut, satu pengemudi mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif.

Kronologi Innova Oleng Lewati Pembatas

Peristiwa bermula saat Toyota Innova yang dikemudikan oleh MS (26), seorang mahasiswa asal Mlati, melaju dari arah Jogja menuju Solo. Namun, setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba oleng ke kanan. Mobil Innova itu bahkan naik ke atas pembatas jalan (divider) dan menabrak pohon hingga melompat berpindah jalur.

Sementara itu, dari arah berlawanan melaju sebuah truk yang dikemudikan oleh AP (31), warga Playen, Gunungkidul. Oleh karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari. Truk tersebut seketika menabrak bodi Innova yang mendadak masuk ke jalurnya secara tiba-tiba.

Kondisi Korban dan Kerugian Material

Pasca tabrakan, MS selaku pengemudi Innova mengalami luka lecet serta robek di tangan kanan dan langsung mendapat rawat jalan di RS Bhayangkara. Nasib lebih nahas justru dialami pengemudi truk, AP, yang harus menderita patah tulang pada kedua kakinya akibat benturan. Saat ini, AP tengah menjalani rawat inap (opname) di rumah sakit yang sama, sementara penumpangnya yang berinisial P (42) berhasil selamat tanpa luka.

Selain korban fisik, kecelakaan di Kalasan ini juga menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit bagi kedua belah pihak. Toyota Innova mengalami ringsek parah di bagian depan dan kiri, kaca pecah, serta velg rusak dengan taksiran kerugian sekitar Rp15 juta. Di sisi lain, truk mengalami penyok pada bodi kanan depan dengan kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Imbauan Kepolisian untuk Pengendara

Menanggapi insiden memilukan ini, pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara diminta dengan sangat untuk tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk. Selain itu, pengecekan rutin kendaraan dan menjaga jarak aman mutlak dipatuhi agar tragedi di jalan raya tidak terulang kembali.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.