Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit mobil, tiga sepeda motor, dan sebuah bangunan tempat makan terjadi pada Kamis malam (2/4/2026). Insiden nahas ini tepatnya berlokasi di depan Warung Lesehan 2000, kawasan Kanoman, Banguntapan, Bantul. Peristiwa kecelakaan jalan janti tersebut menyita perhatian warga setempat karena suara benturan yang cukup keras.

Berdasarkan laporan, kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi AB-1846-AB melaju dari arah barat menuju ke timur. Namun, pengemudi mobil diduga kurang antisipasi terhadap kondisi lalu lintas di depannya.

Kronologi Kecelakaan Jalan Janti

Pengemudi Avanza berinisial MT (39), warga Gamping, Sleman, melaju searah di belakang sebuah sepeda motor Honda Beat. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak motor yang dikendarai oleh seorang pelajar dari arah belakang. Benturan ini membuat korban bersama kendaraannya langsung terjatuh ke aspal.

Setelah menabrak motor, laju mobil Avanza tersebut belum berhenti. Kendaraan itu justru oleng ke arah kiri dan keluar dari badan jalan. Oleh karena itu, mobil langsung menyeruduk bagian depan Warung Lesehan 2000 yang berada di pinggir jalan.

Dampak Tabrakan dan Nasib Korban

Insiden kecelakaan jalan janti ini tidak hanya merusak bangunan fisik warung, tetapi juga menyapu dua sepeda motor pengunjung yang sedang terparkir. Etalase kaca dan sejumlah peralatan masak di warung tersebut hancur berantakan akibat hantaman bodi mobil. Sementara itu, mobil Avanza mengalami kerusakan parah pada bagian depan hingga ban sebelah kiri terlepas.

Kondisi paling memprihatinkan dialami oleh pengendara Honda Beat berinisial ESI (15), seorang pelajar asal Banguntapan. Korban menderita cedera kepala sedang, luka lecet di beberapa bagian tubuh, serta gangguan penglihatan pada mata kanan. Saat ini, korban tengah mendapatkan perawatan intensif di RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencatat seluruh kerugian materiil akibat rentetan kecelakaan jalan janti ini. Selain kerusakan bangunan dan etalase warung, kendaraan yang terlibat juga ringsek cukup parah. Dua motor parkir, yakni Honda Grand dan Yamaha Nmax, turut mengalami kerusakan pada bagian bodi dan lampu.

Secara keseluruhan, taksiran kerugian materi mencapai angka Rp20.000.000. Polisi saat ini masih mendalami lebih lanjut keterangan dari para saksi guna mengetahui penyebab pasti hilangnya kendali dari pengemudi mobil tersebut.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.