Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Sleman. SD Muhammadiyah Condongcatur berhasil meraih predikat peringkat satu nasional sebagai sekolah dasar dengan jumlah prestasi siswa terbanyak. Penghargaan bergengsi ini diberikan langsung oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Capaian tersebut tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Puspresnas dengan total akumulasi 523 prestasi siswa. Angka ini menjadikan sekolah tersebut sebagai institusi pendidikan dasar yang sangat produktif dalam mencetak talenta berprestasi di Indonesia. Prestasi ini merupakan hasil akumulasi selama tiga tahun terakhir yang telah lolos kurasi ketat.

Piala Memenuhi Sudut Sekolah

Banyaknya prestasi yang diraih memberikan dampak unik pada lingkungan fisik sekolah. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (6/1/2026), ratusan piala dan piagam penghargaan tampak memenuhi berbagai sudut gedung sekolah tiga lantai tersebut.

Koleksi piala terlihat berjejer mulai dari area lobi, perpustakaan, hingga di sepanjang tangga menuju ruang kelas. Pihak sekolah bahkan mengaku kewalahan dalam menata ribuan penghargaan tersebut karena keterbatasan ruang pajang yang tersedia.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Hubungan Masyarakat SD Muhammadiyah Condongcatur, Imam Khoirudin, menyebutkan bahwa lemari pajangan di dekat perpustakaan sudah penuh. Oleh karena itu, pihak sekolah kini menghadapi tantangan tersendiri untuk menempatkan piala-piala baru hasil jerih payah para siswa.

Strategi Pembinaan yang Matang

Keberhasilan ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui strategi pembinaan yang terencana dan komprehensif. Imam menjelaskan bahwa pihak sekolah secara rutin mendatangkan praktisi hingga dosen sebagai pelatih profesional untuk mempersiapkan siswa dalam berbagai kompetisi.

Pembinaan intensif biasanya dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan lomba, bahkan tim khusus dibentuk sejak awal semester. Selain itu, sekolah juga aktif mencari informasi lomba massal yang terkurasi oleh Puspresnas agar kesempatan berprestasi merata dan tidak hanya didominasi oleh siswa tertentu saja.

Sementara itu, peran orang tua siswa juga dinilai sangat krusial dalam proses pengajuan data prestasi ke sistem nasional. Sinergi antara sekolah dan wali murid inilah yang memudahkan proses administrasi yang panjang hingga data tersebut valid di mata Puspresnas.

Didukung Kualitas Tenaga Pendidik

Di sisi lain, kualitas sumber daya manusia di SD Muhammadiyah Condongcatur menjadi fondasi utama keberhasilan ini. Sekolah ini tercatat memiliki tenaga pengajar dengan kualifikasi pendidikan yang mumpuni untuk mendukung proses belajar mengajar.

Dari total 43 guru tetap, sebanyak 21 orang di antaranya telah menempuh pendidikan jenjang magister (S2). Bahkan, terdapat satu guru yang telah bergelar doktor dan dua guru lainnya yang sedang menempuh pendidikan doktoral, yang membuktikan komitmen sekolah terhadap kualitas akademik.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.