Media sosial X tengah ramai memperbincangkan kisah seorang ibu 7 anak di Sleman bernama Latifah. Perempuan ini membagikan curahan hatinya mengenai tekanan berat dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Ia diketahui menikah pada usia 18 tahun dengan pria yang usianya terpaut 21 tahun lebih tua.
Setelah 12 tahun mengarungi bahtera rumah tangga, ia kini harus merawat tujuh orang anak yang masih kecil. Namun, rentetan unggahannya di akun X baru-baru ini mengisyaratkan kondisi psikologis yang sedang tidak baik-baik saja.
Beban Berat Mengurus Keluarga
Kondisi Suami dan Masalah Ekonomi
Dalam curhatannya, ibu 7 anak di Sleman ini menyebut sang suami sedang menderita sakit parah. Telapak kaki suaminya dilaporkan membusuk, yang diduga kuat akibat komplikasi penyakit diabetes. Sementara itu, penghasilan utama keluarga sebagai tulang punggung hanya berkisar Rp1 juta per bulan.
Suaminya memang sesekali mendapat pekerjaan sampingan dengan upah ratusan ribu rupiah untuk menyambung hidup. Selain itu, Latifah sempat menyinggung suaminya pernah menerima bayaran tunai Rp40 juta yang memicu spekulasi liar di internet. Meskipun banyak warganet yang menuduh suaminya bekerja sebagai dukun, ia dengan tegas membantah rumor tersebut.
Anak-Anak dan Kondisi Rumah yang Disorot
Lingkungan Tak Layak Huni
Masalah ekonomi rupanya berdampak langsung pada kondisi tempat tinggal mereka yang dinilai tidak aman. Rumah tiga lantai milik keluarga ini tampak belum selesai dibangun dan dibiarkan dengan tembok berjamur. Proses pembangunan yang mangkrak sejak 2011 ini disorot warganet karena tidak memiliki pintu maupun pembatas tangga yang memadai.
Perilaku Anak di Luar Kendali
Di tengah kondisi rumah yang memprihatinkan, Latifah mengaku sangat kewalahan mengurus ketujuh anaknya sendirian. Anak-anaknya kerap melakukan tindakan berbahaya seperti memanjat lemari, menyeduh kopi di bak mandi, hingga merusak kasur dan bermain deterjen. Hal yang paling membuat syok publik adalah pengakuan bahwa anak-anak tersebut kerap menggambar di tembok menggunakan kotoran.
Dugaan Depresi dan Dukungan Warganet
Kisah pilu ibu 7 anak di Sleman ini langsung memicu simpati dan perdebatan hangat di berbagai platform media sosial. Banyak pihak menduga Latifah sedang berjuang menghadapi Postpartum Depression (PPD) atau depresi pascamelahirkan. Oleh karena itu, publik sangat menyarankan agar ia segera mendapatkan bantuan psikologis dari tenaga profesional.
Sebagian besar warganet juga menganggapnya sebagai korban pernikahan dini tanpa kesiapan mental dan finansial yang matang. Sejauh ini, Latifah masih aktif membagikan keluh kesahnya di platform X. Publik sangat berharap pemerintah daerah atau dinas sosial terkait segera turun tangan memberikan pendampingan nyata bagi keluarga ini.







