Menginjak tahun kesepuluh, festival industri kreatif terbesar di Yogyakarta, Land of Leisures 2026, resmi kembali menyapa warga. Acara bertajuk “A Decade of Leisures” ini akan diselenggarakan pada 25 hingga 28 Juni 2026 mendatang. Bertempat di Atrium Plaza Ambarrukmo dan Alun-alun Ambarrukmo, perayaan ini menjadi titik temu bagi ekosistem kreatif lokal untuk terus berkembang.
Membawa Semangat Pembaruan
Sejak pertama kali hadir pada tahun 2016, acara ini telah tumbuh menjadi wadah penting bagi para pelaku usaha. Pengunjung yang dahulu datang sebagai remaja kini telah beranjak dewasa dengan cerita dan pengalaman baru. Di sisi lain, banyak brand lokal yang memulai usahanya dari satu meja kecil kini sudah memiliki toko besar dan jejaring luas.
Namun, perayaan tahun ini terasa sedikit berbeda dengan hadirnya identitas visual yang lebih segar. Land of Leisures 2026 memperkenalkan logogram baru yang terinspirasi dari konsep penemuan, batu kristal, dan langkah maju ke depan. Harapannya, setiap pengunjung yang datang bisa menemukan sesuatu yang bernilai dan berkesan selama festival berlangsung.
Hadirkan Ratusan Tenant dan Ruang Diskusi
Fokus utama festival ini tetap pada upaya mengangkat potensi jenama lokal dari berbagai daerah di Indonesia. Area Leisures Market akan dipenuhi oleh puluhan tenant pilihan dari kategori fesyen, gaya hidup, hingga kuliner. Berbagai merek ternama seperti Domma, Rawkin It, Bewear Studio, hingga Lawless Burgerbar dipastikan hadir memanjakan para pengunjung.
Sementara itu, audiens juga bisa memperkaya wawasan melalui berbagai sesi interaktif yang telah disiapkan penyelenggara. Terdapat program Undercurrent Convo yang menghadirkan tokoh seperti Arsita Pinandita dan Hidayat Rifai untuk membahas ekosistem kreatif secara mendalam. Selain itu, ada juga sesi Live Podcast bersama The Tribes yang siap membagikan perspektif segar dan pengalaman nyata dari para pelaku industri.
Panggung Musik dan Kolaborasi Komunitas
Pengalaman datang ke festival tentu tidak akan lengkap tanpa kehadiran pertunjukan musik yang meriah. Panggung Music Room tahun ini siap diisi oleh musisi nasional kenamaan seperti Matter Mos, Namoy Budaya, Awan .Feast, dan Man Osman. Kehadiran para musisi ini dipastikan akan menambah energi positif selama empat hari penyelenggaraan pameran.
Tidak hanya mendatangkan artis ibu kota, musisi lokal Yogyakarta seperti Domapine dan Notyourwife juga mendapat panggung spesial. Dukungan ini menjadi wujud nyata komitmen penyelenggara dalam menghidupkan ekosistem seni daerah secara berkelanjutan. Oleh karena itu, acara ini bukan sekadar ajang belanja, melainkan tempat berkumpulnya berbagai disiplin seni.
Rangkaian acara meriah ini juga berkolaborasi dengan Yamaha Classy Modifest Yogyakarta 2026 yang mewadahi kreativitas anak muda. Para pengguna Yamaha Fazzio dan Grand Filano dapat memamerkan konsep modifikasi kendaraan mereka di area khusus. Keseluruhan kolaborasi ini membuktikan bahwa ruang berekspresi di Yogyakarta akan terus hidup dan saling mendukung.
Dukungan untuk Masa Depan Skena Kreatif
Kemeriahan perayaan satu dekade ini tentu tidak lepas dari dukungan banyak pihak yang memiliki visi serupa. Sejumlah kolaborator besar seperti BCA, Yamaha, Zonakacamata, IQOS, dan Grab turut memastikan acara berjalan lancar. Kehadiran para sponsor ini sangat membantu dalam memperluas jangkauan pasar bagi merek lokal yang berpartisipasi.
Bagi warga yang ingin membawa pulang kenang-kenangan, pihak panitia juga telah menyiapkan area khusus untuk merchandise eksklusif. Tersedia berbagai produk seperti kacamata, kaos, dan aksesoris yang diproduksi secara terbatas guna menandai momen sepuluh tahun yang bersejarah ini. Pengunjung dapat langsung melihat dan membelinya saat berkunjung ke area Atrium Plaza Ambarrukmo nanti.









