Indonesia kembali melahirkan talenta emas di dunia balap motor internasional. Muhammad Kiandra Ramadhipa, pemuda kelahiran Sleman, kini menjadi perbincangan hangat setelah dipastikan naik kelas ke ajang yang lebih tinggi pada musim 2026.

Lahir pada 4 Desember 2009, Ramadhipa merupakan sosok yang tumbuh besar di Bumi Sembada. Meski usianya baru menginjak 16 tahun, pengalamannya di lintasan balap sudah sangat panjang dan penuh prestasi membanggakan.

Awal Karier dari Mini Motocross

Kecintaan Ramadhipa pada dunia balap dimulai sejak usia sangat dini. Ia sudah mulai berkompetisi di kejuaraan mini motocross regional pada usia lima tahun, sebelum akhirnya memutuskan pindah ke balap jalanan (road race) pada tahun 2017.

Bakatnya mulai tercium publik saat ia menjuarai Kejuaraan Nasional MiniGP pada tahun 2018 di usia sembilan tahun. Konsistensinya di jalur balap kemudian membawanya meraih gelar juara nasional di ajang MotoPrix pada tahun 2022.

Menembus Level Asia dan Eropa

Karier internasional Ramadhipa melesat tajam melalui program Asia Talent Cup (ATC). Pada musim 2024, ia berhasil finis di peringkat keempat klasemen akhir dengan koleksi dua kemenangan dramatis di Qatar dan Thailand.

Prestasi tersebut menjadi tiket emas baginya untuk berlaga di Eropa. Di ajang European Talent Cup (ETC) 2025, ia langsung mencuri perhatian dengan meraih kemenangan di sirkuit legendaris seperti Magny-Cours (Prancis) dan Barcelona (Spanyol).

Debut Gemilang di Red Bull Rookies Cup

Tidak hanya di ETC, Ramadhipa juga tampil impresif di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Salah satu momen ikoniknya adalah saat ia berhasil naik podium kedua di Sirkuit Sachsenring, Jerman, setelah bersaing ketat dengan pembalap top dunia lainnya.

Secara keseluruhan, ia menutup musim debutnya di peringkat kedelapan dunia. Hasil ini menjadikannya salah satu lulusan terbaik dari program pembinaan pembalap muda Honda yang siap melangkah ke jenjang profesional.

Promosi ke Moto3 Junior World Championship 2026

Memasuki musim 2026, Ramadhipa akan memperkuat Honda Asia-Dream Racing Junior Team di ajang FIM Moto3 Junior World Championship. Ini adalah langkah krusial dalam struktur piramida menuju kelas utama MotoGP.

Selain berkompetisi di Moto3 Junior, ia juga akan menjalani musim keduanya di Red Bull MotoGP Rookies Cup. Publik kini menanti apakah sang “Bocah Sleman” ini mampu mengikuti jejak para pendahulunya untuk meraih gelar juara dunia.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.