Warga Gunungkidul patut berbangga atas pencapaian luar biasa di ajang balap internasional. Veda Ega Pratama Moto3 debut dengan sangat gemilang di Sirkuit Buriram pada Minggu (1/3). Ia berhasil finis di posisi kelima pada balapan perdana seri Moto3 Thailand 2026.

Pembalap muda kebanggaan Indonesia ini tampil meyakinkan saat membela bendera Honda Team Asia. Memulai balapan dari grid kelima, pemuda berusia 17 tahun itu mampu menjaga konsistensi hingga garis akhir. Namun, perjuangan tersebut tentu tidak mudah mengingat ketatnya persaingan di kelas dunia.

Pecahkan Rekor Poin Tertinggi

Hasil finis kelima membuat Veda berhak mengantongi 11 poin perdana musim ini. Oleh karena itu, ia langsung menempati peringkat kelima pada klasemen sementara dan membayangi pembalap tangguh lainnya. Ia kini berada tepat di bawah David Almansa, Maximo Quiles, Valentin Perrone, dan Alvaro Carpe.

Tambahan 11 poin ini otomatis memecahkan rekor poin tertinggi pembalap Indonesia di ajang grand prix. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh Mario Suryo Aji dengan 8 poin pada musim balap 2025. Veda Ega Pratama Moto3 mengukir sejarah baru ini hanya dalam satu kali balapan saja.

Sempat Bertarung untuk Perebutan Podium

Sepanjang balapan, aksi sang pembalap sukses membuat penonton terpukau karena keberaniannya di lintasan. Runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 tersebut bahkan sempat masuk dalam rombongan perebutan podium tiga besar. Sementara itu, keterbatasan kecepatan motor di trek lurus memaksanya harus rela bertahan di posisi lima.

Performa luar biasa ini langsung mendapat sorotan positif dari pihak Honda Racing Corporation. Selain itu, pabrikan asal Jepang tersebut memberikan pujian terbuka dan menyebut debut Veda patut diperhatikan. Penampilan impresif Veda Ega Pratama Moto3 ini menjadi modal berharga sekaligus harapan baru bagi dunia balap motor Tanah Air ke 

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.