Pameran Tricenarian ViaVia menjadi penanda tiga dekade perjalanan ViaVia Jogja sebagai ruang seni dan perjumpaan di Prawirotaman. Sejak berdiri pada 1995, ViaVia tumbuh sebagai ekosistem kreatif yang mempertemukan seni, budaya, dan pariwisata alternatif. Oleh karena itu, perayaan 30 tahun ini dirancang sebagai refleksi atas perjalanan panjang tersebut.


ViaVia Jogja dan Jejak Tiga Dekade Ruang Kreatif

Sejak awal kehadirannya, ViaVia Jogja tidak hanya berfungsi sebagai restoran dan penyedia perjalanan. Selain itu, tempat ini berkembang menjadi ruang alternatif bagi seniman, komunitas, dan pengunjung lintas latar belakang.

Selama tiga dekade, ViaVia membuka ruang bagi karya eksperimental dan gagasan segar. Akibatnya, banyak seniman menjadikan tempat ini sebagai bagian penting dalam proses kreatif mereka. Nama-nama seperti Samuel Indratma, Mella Jaarsma, Bambang Toko, hingga Eko Nugroho pernah berpameran di sini. Di samping itu, sejumlah kolektif seni juga memanfaatkan ViaVia sebagai ruang berekspresi.


Empat Ruang Pamer dan Reuni 60+ Seniman

Melalui Pameran Tricenarian ViaVia, lebih dari 60 seniman yang pernah berpameran pada periode 1995–2025 diundang kembali. Pameran ini akan menggunakan empat ruang pamer yang tersebar di unit ViaVia Prawirotaman 1 dan 2.

Pameran dibuka pada Sabtu, 20 Desember 2025 pukul 15.00 WIB. Acara pembukaan akan dilakukan oleh Samuel Indratma dengan kurasi Ripase Nostanta Purba. Sementara itu, suasana perayaan juga dimeriahkan oleh Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah, The Travel Band, Reagina, dan Oom Leo Berkaraoke.

Selanjutnya, pameran akan berlangsung hingga 18 April 2026. Dengan durasi yang panjang, pengunjung memiliki waktu lebih luas untuk menyusuri perjalanan artistik ViaVia.


Ruang Belajar, Keberlanjutan, dan Visi Masa Depan

Selain menjadi ruang pamer, ViaVia juga berperan sebagai tempat belajar bagi kurator muda. Di sini, mereka bereksperimen dengan ruang nonkonvensional yang jauh dari konsep galeri putih. Dengan demikian, pengalaman seni yang dihadirkan terasa lebih hidup dan kontekstual.

Lebih jauh, perayaan 30 tahun ini merupakan bagian dari komitmen ViaVia terhadap pariwisata berkelanjutan. Nilai tersebut mencakup aspek budaya, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pada akhirnya, Pameran Tricenarian ViaVia menjadi refleksi perjalanan masa lalu sekaligus penanda langkah menuju masa depan.

Penulis: Iqbal Syahrizal

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.