Warga kawasan Ngropoh dikejutkan dengan peristiwa duka pada Senin (02/03/2026) pagi. Kasus mahasiswi meninggal di Condongcatur ini diketahui setelah korban ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosnya. Peristiwa tersebut langsung mendapat penanganan cepat dari pihak aparat kepolisian setempat.
Polsek Depok Timur bersama gabungan piket fungsi Polresta Sleman segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 09.00 WIB. Pengecekan ini dipimpin oleh Pawas AKP R.S. dengan melibatkan Tim Inafis dan petugas medis. Oleh karena itu, area kos langsung disterilkan untuk kepentingan penyelidikan.
Kronologi Penemuan Korban di Kamar Kos
Korban diketahui berinisial R.S. (24), seorang perempuan berstatus mahasiswa. Kejadian mahasiswi meninggal di Condongcatur tersebut pertama kali terungkap oleh penghuni kos lainnya. Saksi berinisial R.F. awalnya mencium bau tidak sedap yang menyengat dari arah kamar korban.
Merasa ada yang janggal, saksi langsung melaporkan temuannya kepada pemilik kos yang berinisial B.R. Saat dilakukan pengecekan bersama, korban ditemukan dalam kondisi memilukan yakni tergantung dengan kain berwarna merah. Sementara itu, warga sekitar yang mengetahui kejadian ini langsung melapor kepada pihak berwajib.
Hasil Pemeriksaan Medis dan Evakuasi Jenazah
Tim medis dari Puskesmas Depok II yang tiba di lokasi segera melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban. Berdasarkan hasil identifikasi, korban diperkirakan telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan. Namun, petugas memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Ciri-ciri fisik yang ditemukan hanya mengarah pada dugaan meninggal dunia akibat gantung diri. Setelah proses identifikasi TKP selesai, petugas segera mengamankan barang bukti berupa kain merah dan satu unit telepon genggam milik korban. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini, musibah mahasiswi meninggal di Condongcatur tersebut masih dalam tahap pendalaman kepolisian. Selain itu, Polresta Sleman juga telah menjalin koordinasi dengan pihak keluarga korban di daerah asal terkait kejadian duka ini.








