Warga digegerkan dengan penemuan barang pribadi dan sejumlah dokumen di Pantai Pandan Payung, Kretek, Bantul pada Sabtu (9/2). Penemuan ini segera memicu penyelidikan kepolisian atas dugaan kasus Christopher Farrel hilang. Petugas menemukan sebuah ponsel Xiaomi, sepatu, jaket, dan kaus hitam di dalam sebuah kantong plastik putih.

Selain barang bawaan, terdapat dompet berisi kartu identitas atas nama Christopher Farrel Millenio Kusuma (25). Namun, hal yang paling menyita perhatian adalah temuan delapan lembar surat permintaan maaf. Surat pilu tersebut ditujukan kepada keluarga, lengkap dengan pencantuman nomor telepon ibu dan istri korban.

Identitas CFMK dan Latar Belakang Pendiri Startup

Pihak kepolisian segera bergerak menghubungi nomor kontak yang tertera pada lembaran surat tersebut. Sang keluarga membenarkan bahwa pemuda tersebut memang sudah putus kontak selama lima hari terakhir. Oleh karena itu, dugaan mengenai Christopher Farrel hilang di kawasan pantai selatan semakin menguat.

Christopher Farrel sendiri dikenal luas oleh publik sebagai pendiri Kecilin, sebuah perusahaan rintisan teknologi kompresi data. Sementara itu, sebelum insiden hilangnya mencuat, ia sempat dilaporkan ke Polresta Sleman terkait dugaan penipuan. AKP Salamun dari kepolisian setempat membenarkan adanya laporan tersebut yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Upaya Pencarian Intensif oleh Tim Gabungan

Menindaklanjuti kasus Christopher Farrel hilang, tim gabungan langsung mengambil tindakan penyisiran di lokasi kejadian. Personel dari Polres Bantul, Ditpolairud Polda DIY, dan SARlinmas Bantul terus melakukan pencarian secara intensif. Mereka menyisir area daratan berpasir menggunakan jip dan kendaraan ATV, serta memantau kondisi perairan sekitar pantai.

Polisi juga telah mendatangi kediaman orang tua korban di kawasan Gowongan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta. Langkah ini dilakukan aparat untuk mencocokkan laporan kehilangan sekaligus mengumpulkan keterangan lebih lanjut dari pihak keluarga.

Imbauan untuk Warga Sekitar Bantul

Sampai berita ini diturunkan, keberadaan pendiri startup berbakat tersebut masih menjadi misteri. Oleh sebab itu, pihak kepolisian meminta bantuan dari warga sekitar pesisir dan masyarakat luas di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jika ada warga yang melihat atau mengetahui informasi sekecil apa pun terkait keberadaannya, sangat diharapkan untuk segera melapor ke Polsek Kretek atau Polres Bantul. Kepedulian masyarakat sekitar tentu akan sangat berharga untuk mempercepat proses pencarian ini.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.