Menjelang festival musik tahunan, gelaran Cherry District 2026 resmi dibuka untuk masyarakat Yogyakarta. Ruang selebrasi ekosistem kreatif ini berlangsung selama sepuluh hari berturut-turut. Acara ini mengambil lokasi di Zona D Art Gallery, GIK UGM Yogyakarta, mulai tanggal 27 Februari hingga 8 Maret 2026.
Pusat Ekosistem Kreatif dan Musik
Kehadiran pasar kreatif ini bukan sekadar ajang jual beli biasa bagi penikmat kultur pop. Acara ini menjadi simpul temu antara pelaku, pegiat, dan penikmat musik beserta ruang lingkup turunannya. Oleh karena itu, pengunjung dapat leluasa menemukan puluhan penyewa lapak yang menjajakan rilisan fisik, merchandise band, hingga medium cetak independen.
Kawasan pameran ini diisi penuh oleh 19 lapak merchandise band, 10 toko merchandise umum, 13 penerbit buku, dan 11 toko rilisan fisik. Selain itu, terdapat 50 lapak merchandise seni yang turut memeriahkan area galeri. Kolaborasi ini juga menggandeng mitra besar seperti Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Jogja Records Store Club, hingga Bursa Seni.
Beragam Program Menarik dan Interaktif
Perhelatan Cherry District 2026 kini telah bertransformasi menjadi ruang wacana dan dokumentasi skena lokal. Gelanggang pameran ini memperkaya pengalaman pengunjung melalui berbagai program turunan yang sangat interaktif. Sementara itu, penyelenggara memastikan kegiatan yang dihadirkan dapat merangkul berbagai komunitas arus pinggir di Yogyakarta.
Daftar Program Kolaboratif Selama Pameran
- Bioskop Musik oleh Pehagengsi dan Rekam Skena
- Kultum Skena-Nya persembahan Skenu
- Sesi Sablon Langsung (Live Screen Print) oleh Tutbek
- Lokakarya kreatif oleh Rupakara.room dan Hunting Full Senyum
- Sesi Pemutaran Rekaman (Spinning Session) oleh Koloni Rekords
- Sesi Dengar (Hearing Session) bersama Debarbar
- Bincang santai dan penampilan DJ Set
Akses Gratis untuk Warga Jogja
Acara ruang kreatif ini merupakan hasil kerja sama harmonis antara pihak GIK UGM dan Swasembada Kreasi. Kegiatan ini juga menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian agenda Ramadhan Fest di kawasan kampus tersebut. Namun, hal yang paling menarik adalah seluruh rangkaian acara ini terbuka untuk umum tanpa pungutan biaya tiket masuk.
Masyarakat dapat berkunjung santai ke Cherry District 2026 setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Melalui perhelatan ruang distribusi dan arsip ini, penyelenggara berharap ekosistem musik independen terus tumbuh secara konsisten. Pada akhirnya, acara ini menjadi jembatan kuat menuju festival utama REPELITA MUSIK Cherrypop mendatang.







