Nasib nahas menimpa seorang pria bernama Yunanto (30), warga Tirtohargo, Kretek. Ia dilaporkan menjadi korban laka air dan berstatus hilang di Sungai Opak pada Sabtu (28/3/2026). Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan keberadaan korban.
Peristiwa hilangnya korban pertama kali disadari oleh pihak keluarga. Pada pukul 02.00 WIB, korban berpamitan untuk menjaring ikan di kawasan muara. Namun, hingga pukul 12.00 WIB siang, pria yang sehari-hari bekerja serabutan tersebut tidak kunjung pulang ke rumah.
Oleh karena itu, sang kakak yang bernama Ajar Pamungkas (35) memutuskan untuk menyusul dan mencari korban di area hutan mangrove. Di lokasi tersebut, Ajar hanya menemukan sepeda motor korban yang masih dalam keadaan terkunci stang. Selain itu, jaring milik korban juga terlihat masih tertabur di sekitar perairan muara, memicu kekhawatiran besar bagi pihak keluarga.
Kesaksian Penemuan Getek di Sekitar Lokasi
Sementara itu, petunjuk krusial datang dari seorang pencari sampah bernama Diman Gondrong (56). Saksi mengaku menemukan sebuah getek atau rakit bambu dalam kondisi terbalik dan rusak pada pukul 05.00 WIB.
Getek tersebut ditemukan tidak jauh dari titik dugaan korban hilang di Sungai Opak. Saksi kemudian berinisiatif mengangkat rakit yang rusak itu ke tepian sungai agar tidak hanyut lebih jauh. Temuan ini semakin memperkuat dugaan petugas bahwa insiden laka air menjadi penyebab utama kasus menghilangnya korban.
Upaya Pencarian oleh Tim SAR Gabungan
Menindaklanjuti laporan keluarga dan temuan saksi, puluhan personel gabungan segera diterjunkan ke tempat kejadian perkara. Koordinasi lintas instansi dilakukan dengan cepat untuk memaksimalkan proses penyisiran area perairan yang cukup luas. Kasus laka air ini langsung mendapat penanganan serius dari berbagai pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi.
Tim yang terlibat meliputi anggota SAR Ditpolairud, Marnit Kuwaru, Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III dan IV, serta Satgas Linmas Jogo Segoro. Selain itu, jajaran Polsek Kretek, Koramil Kretek, TNI AL, dan potensi SAR gabungan turut bahu-membahu menyisir lokasi darat maupun air. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, tanda-tanda keberadaan korban belum juga ditemukan dan operasi pencarian masih terus berlangsung menyusuri arus sungai.








